TKA Bahasa Indonesia SMP: kisi-kisi dan contoh soal

TKA Bahasa Indonesia SMP menguji keterampilan membaca. Siswa membaca teks informasi dan teks fiksi, lalu menjawab pertanyaan tentang isi yang tertulis, makna yang tersirat, dan penilaian terhadap isi serta bahasanya.

Mata uji ini dikerjakan pada hari ke-2 pelaksanaan TKA SMP, dengan waktu 75 menit setelah sesi latihan 10 menit.

Materi apa saja yang diujikan?

  • Teks informasi, tunggal maupun jamak: fakta, konsep, atau prosedur dari berbagai bidang, berskala lokal, nasional, atau global.
  • Teks fiksi: faktual (sejarah atau biografi) atau realisme, latar konkret atau abstrak, tokoh berkarakter bulat, konflik tunggal atau jamak dengan penyelesaian tertutup, alur campuran, sudut pandang orang ketiga.

Kemampuan apa yang diukur?

  • Pemahaman tekstual — mengidentifikasi istilah dan informasi penting yang tersurat, serta menyusun kerangka atau bagan dari teks.
  • Pemahaman inferensial — menyimpulkan ide pokok dan nilai-nilai, menjelaskan kelogisan hubungan antarperistiwa atau antargagasan, memprediksi peristiwa, dan menjelaskan bahasa kias.
  • Evaluasi dan apresiasi — menilai relevansi peristiwa dengan kehidupan sehari-hari, menilai kesesuaian atau keakuratan isi, dan menanggapi teks fiksi secara emosional.

Seperti apa teks bacaannya?

  • Kosakata: kata umum, berimbuhan atau konfiks, abstrak, istilah teknis, makna denotatif dan konotatif dalam konteks tertentu.
  • Kalimat: 5–9 kata per kalimat, kalimat tunggal berbagai pola dan kalimat majemuk setara.
  • Wacana: 200–250 kata (kecuali puisi).

Contoh soal TKA Bahasa Indonesia SMP dan pembahasannya

Berikut 3 contoh soal. Kerjakan dulu, lalu buka kunci dan pembahasannya.

Bacaan

Kebijakan itu menuai kritik dari berbagai kalangan karena dianggap tergesa-gesa dan minim kajian.

Soal 1 · Pilihan Ganda

Makna kata "menuai" pada kalimat tersebut adalah ...

  • A. memanen hasil pertanian
  • B. mendapatkan atau memperoleh
  • C. menolak dengan keras
  • D. menyampaikan pendapat
Lihat kunci & pembahasan

Kunci: B

Kata "menuai" di sini dipakai secara kiasan, bukan dalam arti harfiah memanen. Dalam konteks "menuai kritik", maknanya adalah mendapatkan atau memperoleh kritik.

Soal dan pembahasan: tim Jago TKA.

Bacaan

Banyak pelajar membawa telepon genggam ke sekolah. Sebagian guru mengeluh konsentrasi murid terpecah saat pelajaran. Di sisi lain, telepon genggam membantu murid mencari sumber belajar dengan cepat. Yang dibutuhkan bukan pelarangan, melainkan aturan pemakaian yang jelas.

Soal 2 · Pilihan Ganda

Tujuan penulis menyampaikan teks tersebut adalah ...

  • A. melarang penggunaan telepon genggam di sekolah
  • B. menjelaskan kerugian telepon genggam bagi murid
  • C. mengusulkan aturan pemakaian telepon genggam di sekolah
  • D. memuji manfaat telepon genggam sebagai sumber belajar
Lihat kunci & pembahasan

Kunci: C

Tiga kalimat pertama menyajikan dua sisi persoalan, lalu kalimat terakhir menyatakan sikap penulis: bukan pelarangan, melainkan aturan yang jelas. Itulah tujuan penulisan. Pilihan A justru berlawanan, sedangkan B dan D hanya memuat satu sisi.

Soal dan pembahasan: tim Jago TKA.

Bacaan

Indonesia memiliki lebih dari 17.000 pulau. Menurut saya, keindahan alamnya tidak tertandingi negara mana pun. Pada 2023, jumlah wisatawan mancanegara mencapai 11,7 juta orang. Sudah semestinya pemerintah menambah anggaran promosi wisata.

Soal 3 · PGK — Kategori

Tandai Benar bila kalimat berikut merupakan FAKTA, dan Salah bila merupakan OPINI.

  1. Indonesia memiliki lebih dari 17.000 pulau. (Benar / Salah)
  2. Keindahan alam Indonesia tidak tertandingi negara mana pun. (Benar / Salah)
  3. Pada 2023, jumlah wisatawan mancanegara mencapai 11,7 juta orang. (Benar / Salah)
  4. Pemerintah semestinya menambah anggaran promosi wisata. (Benar / Salah)
Lihat kunci & pembahasan
  1. Indonesia memiliki lebih dari 17.000 pulau. — Benar
  2. Keindahan alam Indonesia tidak tertandingi negara mana pun. — Salah
  3. Pada 2023, jumlah wisatawan mancanegara mencapai 11,7 juta orang. — Benar
  4. Pemerintah semestinya menambah anggaran promosi wisata. — Salah

Fakta dapat diverifikasi dan biasanya memuat data. Pernyataan 1 dan 3 memuat angka yang bisa dicek. Pernyataan 2 diawali "menurut saya" dan berisi penilaian; pernyataan 4 memakai "semestinya" yang menandakan saran — keduanya opini.

Soal dan pembahasan: tim Jago TKA.

Materi Bahasa Indonesia SMP di Jago TKA

6 modul, disusun mengikuti kerangka asesmen di atas (khusus Premium):

  1. Istilah, Kosakata, dan Makna dalam Teks
  2. Menemukan Informasi Penting dan Menyusun Kerangka Teks
  3. Ide Pokok, Unsur Cerita, dan Simpulan
  4. Hubungan Logis dan Prediksi dalam Teks
  5. Bahasa Kias, Citraan, dan Makna Sastra
  6. Evaluasi, Relevansi, dan Apresiasi Teks

Latih Bahasa Indonesia dengan soal berbentuk sama seperti TKA, lalu lihat bagian mana yang masih lemah.

Coba latihan gratis

Panduan terkait

Sumber

  • Peraturan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Nomor 047/H/AN/2025 tentang Kerangka Asesmen Tes Kemampuan Akademik Jenjang SD/MI/Sederajat dan SMP/MTs/Sederajat, muatan dan kompetensi TKA Bahasa Indonesia; Bagian IV (contoh soal).
  • Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 56 Tahun 2026 tentang Pedoman Penyelenggaraan Tes Kemampuan Akademik dan Asesmen Nasional, BAB VIII.A (alokasi waktu).

Seluruh peraturan di atas dapat diunduh dari laman resmi TKA Pusmendik. Jago TKA adalah platform belajar independen dan tidak berafiliasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah maupun penyelenggara TKA.