TKA Matematika SD menguji penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian bilangan cacah, dan banyak soalnya berupa cerita sehari-hari: stok barang, isi kardus, atau pembagian rata. Karena itu anak perlu tahu kapan harus menjumlah, mengurangi, mengali, atau membagi — bukan hanya cepat berhitung.
Dasarnya adalah nilai tempat. Pada 45.672, angka 6 bernilai 600 karena menempati tempat ratusan. Pemahaman ini dipakai untuk membandingkan dan mengurutkan bilangan (bandingkan mulai dari angka paling kiri), juga untuk berhitung bersusun: satuan sejajar satuan, puluhan sejajar puluhan.
Keempat operasi saling berhubungan. Perkalian adalah penjumlahan berulang — 5 kotak berisi 6 pensil berarti 5 × 6 = 30 pensil. Pembagian membagi rata ke kelompok sama banyak, dan yang tidak habis menyisakan sisa: 17 ÷ 5 = 3 sisa 2. Hasil pengurangan bisa dicek dengan penjumlahan, hasil pembagian dengan perkalian.
Pada operasi campuran, kerjakan tanda kurung lebih dulu, lalu perkalian dan pembagian, baru penjumlahan dan pengurangan. Jadi 8 + 4 × 3 = 20, bukan 36.
Untuk soal cerita, ajak anak menuliskan urutan kejadiannya lebih dulu. "Membeli 6 kotak pensil isi 24, lalu membagikan 35 pensil" berarti kali dulu (6 × 24 = 144), baru kurang (144 − 35 = 109). Kesalahan yang sering muncul adalah memakai jumlah awal pada langkah terakhir, atau lupa menulis satuan pada jawaban.
Kerjakan dulu, lalu buka kunci dan pembahasannya.
Soal 1 · Pilihan Ganda
Sebuah gudang menyimpan 3.500 kg beras. Sebanyak 1.275 kg telah dikirim. Sisa beras di gudang adalah . . . .
Kunci: A
hitung sisa dari "3.500 kg" dengan mengurangkan yang telah dikirim: 3.500 − 1.275 = 2.225.
mengurangkan setiap digit yang lebih kecil dari digit di bawahnya tanpa melakukan peminjaman.
pada pengurangan bersusun, jika digit atas lebih kecil, pinjam 1 dari nilai tempat di sebelah kiri. Contohnya 0 satuan tidak dapat dikurangi 5 tanpa peminjaman.
Soal dan pembahasan: tim Jago TKA.
Soal 2 · Pilihan Ganda
Sebuah toko alat tulis menyiapkan 27 kotak pensil. Setiap kotak berisi 16 pensil. Jumlah seluruh pensil adalah . . . .
Kunci: D
hitung "27 kotak pensil" × "16 pensil". Pecah 16 menjadi 10 + 6: 27 × 10 = 270 dan 27 × 6 = 162. Jadi 270 + 162 = 432 batang.
menghitung 27 × 6 = 156 sehingga hasil akhirnya menjadi 426.
untuk perkalian dua angka, pecah salah satu bilangan berdasarkan nilai tempat. Contoh 27 × 16 = (27 × 10) + (27 × 6).
Soal dan pembahasan: tim Jago TKA.
Soal 3 · Pilihan Ganda
Sebanyak 936 buah jeruk dimasukkan sama banyak ke dalam 24 keranjang. Banyak jeruk di setiap keranjang adalah . . . .
Kunci: B
hitung "936 buah jeruk" ÷ "24 keranjang". Cari perkalian 24 yang mendekati 936: 24 × 40 = 960. Kurangi satu kelompok 24: 960 − 24 = 936. Jadi 936 ÷ 24 = 39.
berhenti pada 24 × 40 = 960 lalu menganggap hasil bagi 40 tanpa mengecek kembali hasil perkaliannya.
setelah mendapatkan hasil pembagian, lakukan cek balik dengan perkalian. Jika 39 × 24 = 936, hasil bagi sudah benar.
Soal dan pembahasan: tim Jago TKA.
Soal 4 · Pilihan Ganda
Pak Arif membawa 18 kardus, setiap kardus berisi 24 botol. Semua botol dibagikan sama banyak kepada 12 kelompok. Setiap kelompok menerima . . . .
Kunci: C
cari total botol dari "18 kardus" dan "24 botol": 18 × 24 = 432. Lalu bagi kepada 12 kelompok: 432 ÷ 12 = 36.
langsung menghitung 24 ÷ 12 = 2 tanpa terlebih dahulu memperhitungkan 18 kardus.
jika soal memuat “beberapa wadah dengan isi sama” lalu “dibagikan rata”, hitung jumlah seluruh isi terlebih dahulu, baru lakukan pembagian.
Soal dan pembahasan: tim Jago TKA.
Soal 5 · PGK — Kategori
Sebuah toko menerima 8 dus mi instan, setiap dus berisi 40 bungkus. Sebanyak 125 bungkus terjual pada hari pertama, lalu sisanya ditata sama banyak pada 15 rak. Tentukan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut.
Pernyataan 1: Benar — dari "8 dus" yang masing-masing berisi "40 bungkus", jumlahnya 8 × 40 = 320 bungkus.
Pernyataan 2: Salah — sisa = 320 − 125 = 195 bungkus, bukan 205. Selisih 10 muncul jika pengurangan pada puluhan dilakukan tanpa meminjam.
Pernyataan 3: Benar — sisa 195 bungkus ditata pada 15 rak, sehingga 195 ÷ 15 = 13 bungkus per rak.
Pernyataan 4: Salah — 195 ÷ 13 = 15, jadi setiap rak memuat 15 bungkus, bukan 16.
kerjakan berurutan sesuai jalan ceritanya — kalikan dulu untuk jumlah seluruhnya (8 × 40 = 320), kurangi yang terjual (320 − 125 = 195), baru bagi sesuai banyak rak (195 ÷ 15 = 13).
membagi 320 dengan 15 tanpa lebih dulu mengurangi 125 bungkus yang sudah terjual.
pada soal bertahap, tulis urutan tindakannya lebih dulu: terima → jual → tata. Hasil satu tahap menjadi bahan tahap berikutnya, jadi jangan memakai jumlah awal pada tahap terakhir.
Soal dan pembahasan: tim Jago TKA.
Soal di atas hanya contoh. Di Jago TKA, anak bisa berlatih operasi hitung dengan lebih banyak soal berbentuk sama seperti TKA, dan Anda bisa melihat bagian mana yang masih perlu dibantu.
Coba latihan gratisSeluruh peraturan di atas dapat diunduh dari laman resmi TKA Pusmendik. Jago TKA adalah platform belajar independen dan tidak berafiliasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah maupun penyelenggara TKA.